FPI kemudian MOI Mengecam Support Amerika Serikat terhadap Genosida dalam Palestina

JAKARTA – Front Persaudaraan Islam (FPI) dan juga Majelis Ormas Islam (MOI) mengatur aksi damai bela Palestina dalam depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS), Jakarta, Hari Minggu (10/11/2024). Mereka mengecam dukungan Amerika Serikat (AS) terhadap serangan genosida yang tersebut dijalankan negara Israel di tempat Palestina.
“Kami menuntut untuk pemerintah Indonesia agar negara yang tersebut jelas-jelas menggalang Israel, negara penjajah, kita tahu Negeri Paman Sam jelas-jelas mengupayakan juga terlibat pada genosida,” kata Sekretaris FPI Buya Husein.
Massa yang dimaksud berkumpul dalam depan Kedubes Amerika Serikat menyebabkan spanduk lalu poster yang tersebut menyerukan penghentian kekerasan pada Palestina. Mereka memohonkan agar Amerika Serikat menghentikan dukungannya terhadap Israel.
Buya Husein menegaskan bahwa merek berdiri sama-sama Palestina yang digunakan berada dalam berjuang mempertahankan hak melawan tanah airnya. Pihaknya menyatakan selama ini konsisten menyuarakan dukungan terhadap Palestina di dalam forum internasional dan juga mengecam segala bentuk kekerasan yang melanggar hak asasi manusia.
“Sesuai dengan inisiasi UUD 1945, bahwa Indonesia tak pernah menerima penjajahan di tempat muka bumi mana pun, akibat penjajahan tidaklah sesuai dengan perikemanusiaan serta perikeadilan,” tegasnya.
Aksi damai yang tersebut diselenggarakan dengan MOI ini diharapkan menjadi bentuk solidaritas nyata bagi Palestina. Sejalan dengan sikap tegas Indonesia terhadap penolakan segala bentuk penjajahan seperti yang disuarakan oleh Presiden Prabowo Subianto pada pidato kepresidenannya yang tersebut pertama.




