Jelang Sidang P Diddy Kembali Minta Dibebaskan lewat Pengadilan Banding, Pengacara Jamin Tak Akan Kabur

JAKARTA – P Diddy dilaporkan telah lama mengajukan banding menghadapi langkah hakim Manhattan yang tersebut menolak penangguhan penahanannya dengan jaminan. Kuasa hukum P Diddy beralasan, sang rapper harus dibebaskan dari penjara sebelum sidang persoalan hukum perdagangan seksnya digelar, sebab langkah jaksa untuk menahannya pada balik jeruji besi hanya sekali didasarkan pada spekulasi.
Pengacara P Diddy mengajukan tuntutannya ke Pengadilan Banding Negeri Paman Sam pada Selasa lalu. Diketahui, maestro hip hop itu pada waktu ini berada dalam mendekam dalam Metropolitan Detention di tempat Brooklyn, New York, usai ditangkap pada pertengahan bulan lalu.
Kantor Kejaksaan Amerika Serikat di dalam Manhattan berhasil meyakinkan hakim bahwa pria 54 tahun itu adalah pelaku kekerasan juga penghalang berantai yang dimaksud dapat mengintimidasi saksi atau bahkan melarikan diri sebelum persidangannya.
Namun, pengacara pria bernama asli Sean Combs itu, Alexandra Shapiro, mengklaim bahwa argumen jaksa tentang risiko hambatan yang dimaksud hanya saja didasarkan pada perkiraan berhadapan dengan keterangan yang tersebut diprakarsai oleh orang yang diduga sebagai saksi, lalu tidak P Diddy sendiri.
“Sensasionalisme seputar penangkapannya telah dilakukan mendistorsi analisis jaminan. Tuan Combs tidaklah dibebaskan sambil mengantisipasi persidangan, meskipun ia menyatakan bersedia mematuhi persyaratan pembatasan yang akan menghindari risiko pelarian atau bahaya apa pun,” tulis Shapiro pada berkas banding kliennya.
Pihak P Diddy gagal meyakinkan hakim bulan lalu bahwa penangkapan di area rumah, pemantauan elektronik, juga persyaratan lain dengan jaminan USD50 jt atau sekitar Rp781 miliar telah cukup untuk menghasilkan sang rapper mengundurkan diri dari dari penjara.
“Dia pergi ke New York untuk menyerahkan diri akibat ia tahu beliau akan didakwa,” tulis regu kuasa hukumnya.

AP via New York Post
“Dia mengambil langkah luar biasa untuk menunjukkan bahwa beliau bermaksud menghadapi lalu menentang tuduhan tersebut, bukanlah melarikan diri,” tambahnya.
“Dia memberikan paket jaminan yang digunakan jelas-jelas akan menghentikannya untuk mengakibatkan bahaya bagi siapa pun atau menghubungi saksi mana pun,” tulis kelompok kuasa hukum Diddy lagi.
P Diddy sendiri sudah pernah menyatakan tak bersalah melawan tuduhan pemerasan lalu perdagangan seks. Dia membantah keras sudah pernah melakukan pelanggaran hukum.
Sementara menurut FBI, P Diddy pada waktu ini menghadapi tuduhan merancang pesta yang digunakan ia juluki “Freak Offs”, di tempat mana perempuan akan ditarik ke di lingkarannya, diberi obat-obatan, dan juga dipaksa melakukan hubungan seks maraton dengan pelacur laki-laki.




