Nasional

Undang Pakar China Asal Singapura, FSI juga FISIP UPH Bahas Konsekuensi Soft Power RRT di area Indonesia

JAKARTA – Soft Power Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang antara lain bermanifestasi pada pendidikan, bahasa lalu budaya populer, seringkali dianggap sebagai alat yang digunakan Tiongkok untuk mengambil keuntungan di hubungannya dengan Indonesia. Salah satu dari keuntungan yang disebutkan adalah prospek berkurangnya citra negatif RRT di dalam Indonesia.

Pada sisi lain, orang-orang Indonesia yang pernah mengalami perjumpaan dengan instrument soft power RRT itu diyakini cenderung pula menyebarluaskan pandangan positif tentang negara itu, meskipun tiada semua yang digunakan terjadi di tempat negara itu bernuansa positif.

Pandangan di dalam melawan seringkali dikemukakan oleh pihak-pihak yang digunakan mengkhawatirkan peluncuran soft power RRT yang mana memang sebenarnya makin meningkat dalam Asia Tenggara, termasuk di area Indonesia sejak awal abad ke-21 ini.

Pihak-pihak yang disebutkan beranggapan bahwa pemerintah lalu publik Indonesia sebaiknya menyadari adanya dampak dari diperkenalkan soft power RRT itu, dan juga mengetahui bagaimana mengembangkan strategi yang bijaksana untuk meresponsnya.

Meski demikian, pakar Tiongkok juga Tionghoa terkemuka selama Singapura, Profesor Leo Suryadinata, Ph.D masih belum sepenuhnya setuju dengan pandangan yang dimaksud menganggap soft power RRT memiliki pengaruh besar di dalam negara-negara Asia Tenggara.

Menurut Leo, hingga pada waktu ini, soft power RRT dalam Asia Tenggara dan juga Indonesia masih belum terukur dampaknya. Oleh karenanya, masih diperlukan studi lebih lanjut lanjut mengenai dampak juga pengaruh dari peningkatan soft power RRT itu.

Pernyataan Prof Leo Suryadinata itu disampaikan di seminar berjudul “Soft Power RRT yang tersebut Sedang Bangkit kemudian Dampaknya dalam Asia Tenggara dalam Lingkup Pendidikan juga Budaya Populer,” yang dimaksud diselenggarakan sama-sama oleh Jurusan Magister Bidang Studi Komunikasi (Mikom) Universitas Pelita Harapan (UPH) lalu Diskusi Sinologi Indonesia (FSI) di tempat Ibukota 5 November 2024.

Selain Prof Leo Suryadinata sebagai pembicara utama, hadir pula di seminar Dekan Fakultas Pengetahuan Sosial lalu Keilmuan Politik (FISIP) UPH Prof Edwin Tambunan, Ph.D, Dosen Jurusan Hubungan Internasional Universitas President yang digunakan juga Sekretaris FSI Muhammad Farid, M.PA., dosen Mikom UPH Dr. Johanes Herlijanto sekaligus Ketua Wadah Sinologi Indonesia yang bertindak sebagai moderator, serta ketua pelaksana yang mana juga ketua inisiatif studi Mikom UPH Dr Benedictus A Simangunsong.

Leo menyebutkan, istilah soft power sebenarnya telah terjadi banyak dibicarakan pada tahun 1980-an pada Amerika Serikat. Menurut pakar sinologi yang tersebut ketika ini menjadi Visiting Senior Fellow pada ISEAS Yusof Ishak Institute Singapura itu, pada awalnya konsep soft power tidaklah pernah diaplikasikan untuk membicarakan RRT, dikarenakan pada tahun yang dimaksud RRT masih merupakan negara miskin.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
penerapan konsep smart city dalam laporan rupiahggmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgmahjong ways menyuguhkan simbol eksotis dengan visual elegankajian mbg mengamati starlight princess melalui pola yang terlihatmahjong ways memahami variansi dengan sudut pandang lebih objektiftreasures of aztec mengenal peradaban kuno aztec ta6seputar fitur petir gates of olympus dan pengamatan komunitas mbgpanduan eksklusif mbg memahami ritme bermain mahjong ways 2mahjong ways menyajikan kombinasi simbol unik dengan visual menarikspadegaming brothers kingdom panduan pola runtuhan bk1lucky neko mengenal peran komunitas dalam mempertahankan popularitas game mbgmetode mbg menelaah gates of olympus dengan sudut pandang terbarustarlight princess mengenal perkalian dan fitur bonus dalam permainan mbgpengaruh media sosial terhadap remaja ulasan rupiahggstarlight princess 1000 perbedaan pengali hingga 1000x pr4panduan mbg menelaah starlight princess yang sering munculsistem acak menjadi fokus kajian transformasi formasi simbol logisfruit party dan mbg ditelaah dari sudut pandang metodis terbarulucky neko mengenal konsep keberuntungan dalam tema permainan mbgdiskursus mbg meninjau petir dan hujan emas di mahjong ways 2metode slot online efisien dengan hasil lebih konsistenstarlight princess dan fitur permainannya catatan komunitas mbgrahasia dapur sweet bonanza yang dibedah tuntas oleh mbgkpkgg menjelaskan cara membaca data mahjong ways dan perubahan pola permainan