Menteri P2MI bahas pelatihan pekerja migran dengan Pengelola Jateng

Ibukota – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menyambangi kantor Pengurus Jawa Tengah dalam Semarang untuk meyakinkan kesiapan pemerintah tempat pada memfasilitasi pelatihan bagi calon pekerja migran.
“Kita butuh menciptakan lingkungan pelatihan yang mana bagus, sebab mengirim penduduk ke luar negeri itu dampaknya tiada belaka pada ekonomi, tetapi juga pengiriman pengetahuan, transaksi keterampilan,” kata beliau usai bertemu dengan Pengelola Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Selasa, seperti disitir di pernyataan tertulisnya.
Karding menyatakan bahwa Kementerian P2MI menggerakkan pemerintah wilayah untuk mampu memanfaatkan 1,7 jt permintaan pekerja migran.
“Kita sedang memacu pemerintah wilayah lalu pemerintah kabupaten…. (untuk) meninjau ini sebagai peluang, salah satu solusi alternatif ke di menyelesaikan, mengempiskan pengangguran,” kata dia.
Sementara itu, Pemuka Luthfi memaparkan bahwa pihaknya telah terjadi memetakan sembilan kabupaten di dalam Jawa Tengah yang tersebut memiliki sejumlah tenaga kerja terampil. Menurut dia, sekitar 66 ribu tenaga kerja di provinsi itu siap bekerja pada luar negeri.
Luthfi menambahkan bahwa pemerintah Jawa Tengah juga akan berkoordinasi dengan kepolisian tempat untuk menghindari juga menindak oknum yang mana melakukan rekrutmen pekerja migran secara ilegal.
“Memang harus kita gandeng dari lintas sektoral, di antaranya penegakan hukum… Tidak ada lagi penipuan,” kata dia, menegaskan.
Artikel ini disadur dari Menteri P2MI bahas pelatihan pekerja migran dengan Gubernur Jateng




