Cerita Sharon Stone Berjuang Melawan Stroke, Diceraikan Suami hingga Jatuh Miskin

JAKARTA – Sharon Stone berbagi cerita tentang bagaimana beliau mengatasi stroke yang hampir fatal kemudian pendarahan otak pada 2001, yang digunakan membuatnya memiliki prospek bertahan hidup hanya saja 1 persen.
“Saya pergi dari dari rumah sakit itu, 18% dari massa tubuh saya hilang, menyeret kaki kanan saya, tak dapat menulis nama saya sendiri,” kata Sharon Stone terhadap People.
Dalam wawancara eksklusif, artis 66 tahun yang menjadi pembawa acara Konser Koleksi Gaun Merah American Heart Association (AHA) pada 30 Januari lalu mengatakan, setelahnya stroke, beliau tidaklah dapat mengingat apa pun.
“Saya di tempat di sini menjadi tuan rumah pesta ini dengan dua kaki kemudian sepatu hak lima inci, kemudian saya sanggup melakukannya, juga saya berhasil, dan juga Anda juga bisa,” kata Sharon Stone yang mana mengunjungi Golden Globe Awards Tahunan ke-82 di area The Beverly Hilton pada Beverly Hills, California pada 5 Januari 2025.
Setelah arteri vertebralis yang tersebut pecah mengalir ke otaknya selama sembilan hari, Stone mengungkapkan tidak ada ada kegiatan rehabilitasi yang dimaksud dapat membantu. “Ketika itu terjadi pada saya, bukan ada kegiatan yang tersebut akan membantu saya berjalan lagi. Tidak ada acara yang mana akan menghentikan kegagapan saya,” jelas Stone.
“Tidak ada perawatan setelahnya, lalu tentu saja, perusahaan asuransi terus-menerus meniduri kami, kemudian tiada ada asuransi yang mana membantu saya. Tidak ada apa pun. Dan saya yakin sekarang mungkin saja jumlahnya lebih tinggi sedikit,” ucap bintang Basic Instinct ini.
Situasinya diperburuk oleh kesulitan di keberadaan pribadinya, oleh sebab itu suaminya, Phil Bronstein menceraikannya selama masa pemulihan. Namun, pemain film Casino itu mengungkapkan bahwa ia ingin orang-orang tahu bahwa dia bisa jadi kemudian harus berjuang untuk bertahan hidup.
“Saya ingin mengungkapkan untuk orang-orang, ‘Anda bisa jadi melakukannya.’ Dan saya ingin merekan mengawasi saya dan juga tahu, [saya punya] suami yang mana menceraikan saya, dengan semua orang berjuang untuk mengambil semuanya, dengan bank, yang telah lama mengambil 18 jt Simbol Dolar dari seluruh tabungan hidup saya. Saya tidaklah punya apa-apa. Saya tiada punya uang. Tidak punya karier,” tuturnya.
“Saya melarat dengan kesempatan 1% untuk bertahan hidup,” kata Stone, yang mengumumkan dirinya sebagai penyintas yang mana bangga.
Baca Juga: Waspada Hepatitis Akut Misterius
Pemenang Emmy ini mendesak orang-orang untuk memperhatikan gejala stroke juga mengadvokasi diri dia sendiri, dengan memperingatkan, jikalau wajah Anda mulai mengerut atau meninggal rasa atau ada sesuatu yang tersebut anek, atau menyatakan sesuatu yang tidak yang tersebut ingin Anda katakan, atau ucapan Anda tiada jelas, maka penting untuk menghubungi dokter.
“Anda bukan punya waktu, hubungi ambulans. Jangan tanya teman-temanmu. Jangan tanya suamimu atau orang lain, ‘Menurutmu apa yang dimaksud harus kulakukan?’ 911, tiada ada pertanyaan yang digunakan diajukan. Aku menelepon orang-orang. Mereka menyembunyikan teleponku, meninggalkanku di tempat lantai, tidak ada membantuku. Aku sendirian selama tiga hari di dalam lantai,” ucap Stone.



