Jenazah Qomar Dimakamkan di tempat TPU Carang Pulang Tangerang, Besok

JAKARTA – Pelawak senior Qomar akan dimakamkan dalam TPU Carang Pulang, Wilayah Tangerang besok, Rabu 9 Januari 2025. Saat ini jenazah disemayamkan di tempat rumah duka dalam kawasan Tangerang.
“Abah akan terlebih dahulu singgah di area Kampung Korelet, Desa Ranca Kalapa, Kab. Tangerang Esok, 9 Januari 2025, Abah akan diantar ke tempat peristirahatan terakhirnya pada TPU Carang Pulang, Wilayah Tangerang,” kata pihak keluarga.
Qomar meninggal dunia usai berjuang melawan tumor ganas usus besar pada hari ini, Rabu (8/1/2025). Qomar mengembuskan napas terakhir di area RSUD Wilayah Tangerang, pukul 17.21 WIB.
Pihak keluarga menyampaikan informasi mengenai meninggalnya Qomar melalui Instagram pribadi almarhum. “Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah kembali ke pangkuanNYA Nurul Qomar bin Achmad Yusri, sore hari tadi pukul 17.21 tanggal 8 Januari 2025 pada RSUD Kab. Tangerang,” bunyi keterangan unggahan @abah.qomar.
Pihak keluarga pun memohonkan agar kepergian almarhum diiringi dengan doa-doa terbaik yang dimaksud dipanjatkan.
Sebelum meninggal dunia, pelawak senior Haji Qomar rutin mengalami mual juga muntah. Hal ini diungkap sang istri, Siti Mariam melalui instruksi singkat terhadap media.
Awalnya, Siti Maryam menjelaskan bahwa muntah-mintah yang digunakan dialami suaminya ini imbas dari kemoterapi. Oleh dikarenakan itu, Qomar kembali dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.
Saat itu, Qomar juga tak bisa jadi mengkonsumsi makanan apa pun dikarenakan permasalahan pada lambungnya.
“Jadi abah tuh kemarin tanggal 23 kemo kedelapan. Kata dokter livernya kena. Saat ini belum tahu, nunggu kabar (tindakan),” jelas Siti Maryam, beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Qomar sempat dirawat sejak 23 Desember 2024 di dalam RSUD Tangerang, Banten. Pada 2021, Qomar juga pernah dirawat dan juga sempat dinyatakan berjauhan lebih besar baik sehingga diizinlan pulang.
Namun, kondisinya kembali memburuk sekitar enam bulan lalu. Qomar mengalami permasalahan pada ususnya lagi sehingga harus melakukan kemoterapi.




