Olahraga

Undian Indonesia Masters 2025: Ujian Berat Wakil Tuan Rumah

Federasi Bulu Tangkis Global ( BWF ) resmi merilis hasil undian untuk turnamen Indonesia Masters 2025. Berdasarkan hasil tersebut, duta tuan rumah segera mendapatkan ujian berat di area fase pertama.

Indonesia Masters 2025 akan dilakukan pada Istora Senayan pada 21-26 Januari 2025. Sejauh ini, tuan rumah mengirimkan perwakilan cukup berbagai di area turnamen Indonesia Masters 2025.

Setelah beberapa jumlah pemain mundur, Indonesia direncanakan akan menurunkan 28 duta di dalam turnamen berlevel Super 500 tersebut. Termasuk beberapa pasangan baru seperti Verrell Yustin Mulia/Pitha Haningtyas Mentari.

Pasangan ganda campuran tesebut akan menjalani debut dalam Indonesia Masters 2025. Berdasarkan hasil undian, dia akan dengan segera bertemu juara Malaya Open 2025 selama Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.

Tak belaka Verrell/Pitha, ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga mendapat lawan tangguh sang juara Tanah Melayu Open 2025. Mereka akan bejumpa Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto dalam sesi pertama.

Sementara itu, beberapa nama ternama seperti Jonatan Christie akan berhadapan dengan Su Li Yang selama Taiwan dalam putaran pertama. Lalu Gregoria Mariska Tunjung yang tersebut ditempatkan unggulan dua akan melawan Anupama Upadhyaya dengan syarat India.

Tak ketinggalan ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang dimaksud menjadi unggulan pertama akan bertemu Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard dari Denmark. Sedangkan Dejan Ferdinansyah/Fadia akan memulai dari kualifikasi dengan melawan Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying dengan syarat China.

Undian Indonesia Masters 2025

Tunggal Putra

– Chico Atmosfer Dwi Wardoyo vs Kenta Nishimoto (Jepang)
– Anthony Sinisuka Ginting [8] vs Lee Cheuk Yiu (Hong Kong)
– Jonatan Christie [3] vs Su Li Yang (Taiwan)

Kualifikasi
– Alwi Farhan vs Jeon Hyeok Jin (Korea Selatan)

Tunggal Putri

– Komang Ayu Cahya Dewi vs Kaoru Sugiyama (Jepang)
– Putri Kusuma Wardani [8] vs Pai Yu Po (Taiwan)
– Gregoria Mariska Tunjung [2] vs Anupama Upadhyaya (India)

Ganda Putra

– Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto [1] vs Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard (Denmark)
– Rahmat Hidayat/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan vs Low Hang Yee/Ng Eng Cheong (Malaysia)
– Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani [6] vs Xie Hao Nan/Zeng Wei Han (China)
– Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana vs Nur Mohd Azriyn Ayub Azryin/Tan Wee Kiong (Malaysia)
– Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan vs Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-Yi (Taiwan)
– Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin vs Jin Yong/Seo Seung Jae (Korea Selatan)

Ganda Putri

– Jesita Putri Miantoro/Febi Setianingrum vs Sung Shuo Yun/Yu Chien Hui [8] (Taiwan)
– Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi [3] vs Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan (Hong Kong)
– Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose vs Kim Hye Jeong/Kong Hee Yong [5] (Korea Selatan)
– Arlya Thesa Nabila Munggaran/Az Zahra Ditya Ramadhani vs Chang Ching Hui/Yang Ching Tun (Taiwan)
– Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto [6] (Jepang)
– Siti Sarah Azzahra/Agnia Sri Rahayu vs Hu Ling Fang/Jheng Yu Chieh (Taiwan)

Kualifikasi
– Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine vs Hsu Ya Ching/Sung Yu-Hsuan (Taiwan)

Ganda Campuran

– Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Ming Che Lu/Hung En-Tzu (Taiwan)
– Verrell Yustin Mulia/Pitha Haningtyas Mentari vs Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran [6] (Thailand)
– Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Lee Jong Min/Chae Yu Jung (Korea Selatan)
– Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil vs Dhruv Kapila/Tanisha Crasto (India)
– Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati vs Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang [3] (Taiwan)
– Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata vs Jones Rafly Jansen/Thuc Phuong Nguyen (Jerman)

Kualifikasi
– Zaidan Arrafi Awal Nabawi/Jessica Maya Rismawardani vs Liu Kuang Heng/Jheng Yu Chieh (Taiwan)
– Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying (China)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
gates of olympus dan efek visual yang mendukung tema dewa yunani mbggates of olympus mengenal elemen mitologi dalam konsep permainannya mbgadmin mimin bongkar strategi juara mahjong ways di bosggcara slot online terukur berbasis kontrol lebih konsistenmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgthai river wonders mengenal pasar terapung tr3admin mimin menganalisis fitur mahjong ways 2 untuk memahami alur permainanartikel adaptif mbg membahas freespin liar lucky neko dan petirgates of olympus dan pergeseran tren pemain game di platform digital mbggates of olympus hadirkan bonus storm 192 mode dengan multiplier tinggipenelitian matematis adaptif fokus kajian mengupas fenomena transformasi dinamislucky neko dan detail grafis yang mendukung tema jepang mbgeksplorasi mbg mengamati gates of olympus secara komprehensifartikel argumentatif mbg membahas freespin the dog house bercahayaarsitektur teknologi memberikan ruang fleksibel baru bagi mahjong ways 2gates of olympus hadirkan bonus petir zeus spesial dengan multiplier menarikanalisis rupiahgg mengenai perkembangan teknologi finansial terbarubongkar kebiasaan gacor starlight princess melalui riset mbgspaceman panduan fitur multiplayer dan chat realtime sp5langkah nyata penghijauan kota dalam fokus rupiahggadmin mimin buka rahasia menang mahjong ways tiap hari di bosggcandy blitz menganalisis anak krakatau melalui data pengamatan yang terukuranalisis kreatif mbg mengupas petir dan freespin wild bounty showdownpengamatan komunitas seputar fitur petir dan gates of olympus mbg