Belajar Usaha, Jakmall Tawarkan Mulai Bisnis Online dengan Sistem Otomatis

JAKARTA – Di berada dalam gelombang pemutusan hubungan kerja ( PHK ) di dalam berbagai sektor, usaha online muncul sebagai salah satu solusi yang paling menjanjikan. Namun memulai usaha dari nol rutin kali terasa sulit.
Menjawab tantangan ini, Jakmall.com menghadirkan sistem otomatis yang dimaksud memungkinkan siapa sekadar untuk berjualan online dengan lebih besar mudah. Tanpa perlu pusing mengurus stok, harga, atau pesanan secara manual di area marketplace.
Bisnis berbasis digital menjadi prospek yang tersebut dapat diakses siapa saja, termasuk mereka yang baru pertama kali terjun ke dunia usaha. Berdasarkan data internal Jakmall, sistem otomatisasi ini telah dilakukan membantu mitra menangani ribuan pesanan per hari, dengan akurasi stok juga nilai tukar yang dimaksud setiap saat terjaga. Sistem ini memungkinkan siapa pun—baik mantan pekerja kantoran, ibu rumah tangga, maupun fresh graduate—untuk mulai berjualan tanpa kesulitan teknis atau modal besar.
“Banyak mitra Jakmall yang digunakan awalnya kehilangan pekerjaan juga bingung harus mulai dari mana. Dengan ciri ini, merekan mampu segera memulai kegiatan bisnis online tanpa perlu pengalaman sebelumnya. Semua proses telah diatur secara otomatis,” kata Business Development Lead Mitra Jakmall Odie Rakaditya pada siaran pers, Rabu (26/2/2025).
Odie memaparkan beberapa keunggulan Jakmall. Pertama, jualan tanpa ribet. Sistem otomatis mengatur stok, harga, kemudian pesanan tanpa perlu campur tangan manual. Kedua, minim risiko juga maksimal hasil: Tidak perlu menyetok barang, cukup fokus pada pemasaran.
Ketiga, terhubung ke marketplace besar. Jualan sanggup secara langsung berjalan di dalam Tokopedia, TikTok Shop, lalu Shopee tanpa perlu mengatur satu per satu. Dengan adanya sistem ini, Odie yakin Jakmall tidaklah cuma menjadi media usaha online, tetapi juga solusi nyata bagi merekan yang digunakan ingin bangkit dari dampak PHK dan juga ketidakpastian ekonomi. ”Jakmall berjanji untuk terus menghadirkan perubahan guna mengupayakan pertumbuhan wirausaha digital di area Indonesia,” ujarnya.




