Olahraga

Hari Ini adalah vs 25 Tahun Lalu: Petinju Kelas Berat Mana Lebih Unggul?

Hari ini vs 25 tahun lalu: Tinju Kelas Berat mana yang dimaksud lebih tinggi unggul? Kapan masa keemasan tinju kelas berat? Kapan lagi tinju kelas berat mencapai puncaknya selain di area tahun 1970-an, pada waktu Muhammad Ali, George Foreman, Joe Frazier, Ken Norton, Larry Holmes, juga berbagai lagi petinju hebat lainnya yang dimaksud bisa jadi menjadi juara pada hampir semua era lainnya berkeliaran dalam dunia.

Namun, apa era kelas berat terbaik berikutnya? Faktanya adalah bahwa ada berbagai ruang untuk diperdebatkan pasca kita melintasi kebenaran yang dimaksud disepakati secara universal bahwa tahun 70-an adalah pada waktu mereka menjadi raja.

Di antara beberapa era yang digunakan bersaing untuk kedudukan runner-up adalah tahun 1990-an, yang tersebut dipimpin oleh Evander Holyfield, Lennox Lewis, kemudian Mike Tyson; kemudian para petinju pada waktu ini (yang tiada begitu cocok dengan satu dekade tertentu), yang dimaksud dipimpin oleh Oleksandr Usyk, Tyson Fury, serta Anthony Joshua.

Dan pada waktu tahun 2024 berganti menjadi 2025, kita berada dalam tempat yang dimaksud menarik dengan para petinju kelas berat modern ini – tempat yang dimaksud agak mirip dengan kondisi kita 25 tahun yang lalu, ketika tahun 1999 berubah menjadi tahun 2000 juga semua komputer kita masih berfungsi meskipun ada perasaan khawatir yang dimaksud besar akan hal itu. Seperempat abad yang dimaksud lalu, tiga petinju kelas berat terbaik pada masa itu, Holyfield, Lewis, serta Tyson, saling memadu-padankan satu serupa lain ketika mereka memasuki usia akhir 30-an, semuanya berada dalam tahap akhir karier mereka, setelahnya melampaui sesama bintang awal tahun 90-an, Riddick Bowe serta Foreman yang mana berada dalam karier kedua, juga bersiap untuk menyerahkan tampuk kekuasaan untuk Klitschko bersaudara.

Pada pada waktu ini, tiga petinju kelas berat terbaik pada era ini – Usyk, Fury, juga Joshua – saling memadu-padankan satu identik lain pada waktu dia memasuki usia akhir 30-an (ya, bahkan AJ baru-baru ini berusia 35 tahun), semuanya berada dalam tahap akhir karier mereka, setelahnya mengalahkan orang-orang seperti Deontay Wilder juga Wladimir Klitschko dalam penghujung kariernya, lalu bersiap untuk menyerahkan tampuk kepemimpinan terhadap … yah, kita belum tahu siapa, tetapi mungkin saja Daniel Dubois, Martin Bakole atau Moses Itauma.

Pada dasarnya, baik awal tahun 2025 maupun awal tahun 2000 merupakan petunjuk pertama dari napas terakhir dari zaman keemasan kelas berat. Dan kesamaan itu adalah alasan yang tersebut cukup untuk membandingkan, membedakan, mencocokkan, dan juga mencoba memberikan penilaian apakah tinju kelas berat lebih tinggi baik 25 tahun yang lalu daripada ketika ini.

Mari kita mulai dengan peringkat. Berikut adalah 10 besar pada waktu ini, menurut Dewan Peringkat Tinju Transnasional:

Juara: Oleksandr Usyk

1. Daniel Dubois

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
924943923922941940942914961932938939963964965931935954915916917907925919948949950936952959944955957945946947909920927933906960918929956913926937912930934905953958921951962908910911lucky neko dan pengaruh tema jepang terhadap desain permainan digital mbgpragmatic play hadirkan bonus spin kreatif dengan mekanisme fleksibelpragmatic play menyajikan gameplay variatif dengan konsep menariklucky neko dan tren pengamatan pemain terhadap fitur bonus mbgsweet bonanza menganalisis sound horeg dari perspektif tren dan komunitaspola permainan yang sering diamati komunitas dan lucky neko mbgsisi lain mbg bedah mahjong ways 2 berdasarkan alasan viral di medsosstarlight princess sajikan bonus lightning 109 mode dengan sistem dinamisstarlight princess dan fitur menawan yang membentuk pengalaman pemain mbgrahasia slot online praktis agar konsistensi lebih optimalsugar rush pola runtuhan permen pada grid 7x7 sr3algoritma cerdas game online untuk mengoptimalkan performa bermain