Pertagas Raih 3 PROPER Emas dengan Rencana yang dimaksud Dukung Asta Cita

JAKARTA – PT Pertamina Gas ( Pertagas ) meraih 3 peringkat Emas pada Rencana Penilaian Peringkat Performa Korporasi di Pengelolaan Lingkungan ( PROPER ) tahun 2024 yang digunakan diselenggarakan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).Selain mempertahankan PROPER Emas yang tersebut diraih pada 2023 oleh Operation West Java Area (OWJA) juga Operation Kalimantan Area (OKA), Pertagas tahun ini menambah satu penghargaan Emas melalui Operation South Sumatera Area (OSSA) kemudian mempertahankan satu PROPER Hijau melalui Operation East Java Area (OEJA).
Berdasarkan hasil evaluasi tingkat ketaatan yang mana diadakan KLH terhadap 4.495 perusahaan partisipan PROPER tahun 2023-2024, untuk peringkat PROPER Emas disematkan untuk 85 perusahaan, hijau pada 227 perusahaan, biru pada 2.649 perusahaan, merah pada 1.313 perusahaan kemudian hitam beberapa orang 16 perusahaan. Menteri Lingkungan Hidup lalu Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, PROPER merupakan salah satu instrumen kebijakan insentif lalu atau disinsentif reputasi lalu penghargaa yang tersebut dikembangkanKLH untuk menggalakkan ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup.
“Melihat capaian serta komitmen dunia usaha ini, kita semua optimistis bahwa perbaikan kualitas lingkungan hidup di tempat Indonesia akan diadakan lebih lanjut baik lagi, meskipun kita juga harus akui bahwa tantangan global terkait pencemaran lingkungan hidup pada Indonesia dalam masa datang tidaklah menjadi ringan,”ungkap Hanif.
Pertagas meraih 4 penghargaan dari KLH berkat komitmennya di mengimplementasikan prinsip keberlanjutan pada kegiatan operasionalnya, khususnya pada upaya pengelolaan lingkungan yang baik juga memberi dampak positif pada rakyat di dalam sekitar wilayah operasi. Corporate Secretary Pertamina Gas Sulthani Adil Mangatur, menyatakan melalui pendekatan yang digunakan mengutamakan keberlanjutan lingkungan dan juga dunia usaha sirkular, Pertagas memverifikasi bahwa setiap aktivitas industri tidaklah semata-mata berfokus pada efisiensi operasional, tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat.
Dalam menjalankan tanggung jawab sosial, kata dia, Pertagas memahami bahwa keberlanjutan operasional perusahaan tak lepas dari tantangan lingkungan yang mana tambahan luas. Pengaruh pembaharuan iklim yang dimaksud semakin terasa menambah tantangan baru bagi Warga dalam wilayah bufferzone perusahaan, teristimewa di menjaga ketahanan pangan dan juga akses terhadap sumber daya alam yang digunakan memadai.
“Pertagas berfokus pada pengembangan program-program pemberdayaan publik untuk mewujudkan swasembada pangan, keberlanjutan lingkungan, juga penguatan kegiatan ekonomi warga dalam tingkat desa dalam sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujar Sulthani melalui keterangan pers, Rabu (26/2/2025).
Pertagas sudah merangkul 27 kelompok publik dengan 32.672 penduduk dari kelompok rentan sebagai penerima khasiat melalui inisiatif Perkasa Bumiku dalam Jawa Barat yang mana diusung OWJA, Permata Borneo dalam Kalimatan Timur oleh OKA, Pusaka Tirta dalam Sumatera Selatan oleh OSSA kemudian Simfoni Kidung Tanggulangin dalam Jawa Timur oleh OEJA.
Melalui narasi yang tersebut bertajuk “Mengalirkan Energi, Mewujudkan Pangan Mandiri”, program-program pemberdayaan penduduk Pertagas sejalan dengan prioritas pemerintah di Asta Cita. Inisiatif prioritas yang dimaksud di dalam antaranya, memacu kemandirian pangan serta dunia usaha desa; menciptakan lapangan kerja berkualitas dan juga memacu kewirausahaan; memulai pembangunan keadilan sektor ekonomi dari desa; lalu harmonisasi alam serta budaya.
“Program ‘Mengalirkan Energi, Mewujudkan Pangan Mandiri’ merupakan wujud nyata komitmen Pertagas di memperkuat Asta Cita sebagai prioritas pemerintah Indonesia. Pertagas, ingin memberikan dampak berkelanjutan bagi warga dengan menyediakan energi bersih yang mana mengupayakan pertanian mandiri,” tutur Sulthani.
Program ini menurutnya tidak ada hanya saja menciptakan potensi kerja dan juga kewirausahaan, tetapi juga mencerminkan komitmen Pertagas untuk berkontribusi pada ketahanan pangan juga kesejahteraan publik serta lingkungan. Melalui berbagai inisiatif CSR di area wilayah operasinya, Pertagas terus menunjukkan bahwa solusi keberlanjutan terbaik adalah yang lahir dari kolaborasi sama-sama masyarakat.
“Komitmen Pertagas pada ‘Mengalirkan Energi, Mewujudkan Pangan Mandiri’ menyebabkan semangat yang digunakan berkelanjutan bagi publik serta lingkungan pada sedang tantangan inovasi iklim, sekaligus mengupayakan Asta Cita sebagai inisiatif prioritas nasional di mewujudkan swasembada pangan, peningkatan perekonomian lokal, juga harmoni hidup dengan alam serta budaya,” tutupnya.




