KAI Logistik Dorong Proses Bisnis Lebih Efisien lalu Berkelanjutan

JAKARTA – PT Kereta Api Logistik ( KAI Logistik ), anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menggalakkan proses industri yang lebih besar efisien kemudian berkelanjutan guna mengupayakan Green Logistics di dalam Indonesia melalui perubahan digital. Beragam pembaharuan digital telah terjadi diadakan KAI Logistik.
“Kami terus menggerakkan proses kegiatan bisnis yang dimaksud tambahan efisien juga ramah lingkungan guna memperkuat dan juga berkontribusi pada penerapan Green Logistics pada Indonesia,” ujar VP of Corporate Secretary KAI Logistik Dwi Wulandari di siaran pers, Rabu (19/2/2025).
Melalui berbagai inovasi, KAI Logistik berhasil meraih penghargaan di tempat turnamen Indonesia Digital Sustainability Awards 2025 dengan tema “Creating Digital Ecosystem Through Sustainable and Inclusive Business” di kategori Indonesia Best Digital Awards 2025 in Logistics and Courier Services for Integrated Business Operations and Supply Chain and Sustainability Reporting Transparency.
Penilaian berdasarkan pada tiga aspek utama, yaitu Digital Efficiency, Digital Transparency, juga Digital Sustainability. Penilaian bukan semata-mata mencakup optimalisasi teknologi untuk operasional serta layanan pelanggan, tetapi juga peran perusahaan memanfaatkan perubahan struktural digital guna meningkatkan transparansi pada membantu tata kelola perusahaan dan juga menjalankan inisiatif CSR yang dimaksud sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
“Penghargaan ini juga sejalan dengan fokus kami di penguatan layanan yang berkelanjutan, serta terus mengkampanyekan moda KA sebagai moda transportasi termasuk angkutan barang yang mana lebih banyak hijau kemudian ramah lingkungan,” ujar Dwi.
Direktur Jenderal Komunikasi Publik serta Media Massa Kementerian Komunikasi juga Digital Fifi Aleyda Yahya mengungkapkan teknologi digital telah lama menjadi pilar utama pada penyelenggaraan sektor ekonomi nasional. “Mari jadikan perubahan digital sebagai pendorong utama pengerjaan kegiatan ekonomi yang tersebut inklusif juga berkelanjutan,” ucapnya.




