Teknologi

Jelang Konser di dalam Jakarta, Green Day Perang Dingin dengan Elon Musk

JAKARTA – Jelang konser Green Day pada 15 Februari 2025. Konser bertajuk “Green Day Live in Jakarta” Green Day mempersembahkan lagu “American Idiot” untuk Elon Musk di tempat acara Johannesburg baru-baru ini.

Pada konser terbaru merekan di area Johannesburg, Afrika Selatan pada tanggal 19 Januari, band punk rock Green Day memberikan sentuhan berbeda pada lagu hit mereka itu ” American Idiot .”

Selama pertunjukan, vokalis Billie Joe Armstrong mengubah lirik utama untuk merujuk pada Elon Musk, pelaku bisnis teknologi yang digunakan lahir di dalam dekat Pretoria.

Alih-alih lirik aslinya, Armstrong justru mengganti lirik aslinya ” I’m not part of an Elon jadwal ,” memodifikasi lagu yang disebutkan untuk merujuk pada pengusaha perusahaan kelahiran Afrika Selatan tersebut.

Musk, yang dimaksud menjadi warga negara Amerika Serikat pada tahun 2002, dikenal luas sebagai salah satu orang terkaya dalam dunia serta tokoh terkemuka di bidang teknologi lalu bisnis.

Saat ini ia menjabat sebagai administrator departemen eksekutif non-federal yang tersebut baru didirikan, Department of Government Efficiency.

Perubahan lirik ini merupakan contoh lain bagaimana Green Day mengadaptasi musik merek untuk mengomentari perkembangan terkini juga hubungan lokal selama pertunjukan dengan segera mereka.

Seperti diketahui, pemilik produsen kendaraan listrik Tesla juga Pendiri SpaceX, Elon Musk, angkat bicara usai ditunjuk presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump untuk masuk ke jajaran kabinetnya.

Mengutip Perusahaan Berita Reuters pada Rabu (13/11/2024), Musk akan mengawasi kementerian baru bernama Departemen Efisiensi Pemerintahan atau Department of Government Efficiency sama-sama mantan kandidat presiden dari Partai Republik Vivek Ramaswamy.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button