Tercatat 300.000 Penumpang pada 2024, Trasportasi Bus Masih Jadi Pilihan

JAKARTA – Bus telah lama menjadi bagian integral dari sistem transportasi Indonesia selama beberapa dekade. Sejarah bus pada Indonesia mencerminkan evolusi sistem transportasi umum yang digunakan penting untuk mobilitas massa dalam negara ini.
Menjelang peringatan keras hari jadinya yang digunakan ke-35, PO. Siliwangi Antar Nusa (SAN), mempersembahkan rangkaian kegiatan apresiasi terhadap para penumpang setia.
Dengan tagline “35 Tahun PO. SAN Melayani Anda,” perusahaan angkutan darat terkemuka dengan trayek Sumatra-Jawa ini, mengundang semua pelanggan untuk turut merayakan momen spesial ini pada akhir Januari 2025.
Apresiasi yang diberikan dalam bentuk potongan biaya sebesar 35 persen, infrastruktur makan, lalu ada doorprize khusus bagi penumpang yang dimaksud menggunakan bus SAN pada 30 Januari 2025.
Industri operator bus sudah lama menghadapi tantangan pada menarik dan juga mempertahankan penumpang, khususnya pada menghadapi meningkatnya persaingan dari moda transportasi lain seperti kendaraan pribadi, pesawat terbang, juga sebagainya.
Direktur Utama PT SAN Putra Sejahtera (PO.SAN) Kurnia Lesani Adnan menyatakan perjalanan SAN selama 35 tahun tidaklah mudah. SAN selalu menghadapi tantangan yang digunakan luar biasa besar.
Misalnya pada sekitar tahun 2014-2015, SAN harus bersaing dengan nilai tiket pesawat yang luar biasa murah. Sementara pada Covid-19, dimana semua wilayah ditutup serta nyaris tak ada pergerakan orang, SAN berjuang keras untuk mengatasi kondisi yang dimaksud meluluhlantakan seluruh sektor ekonomi dunia.
“Semua tantangan berat itu bisa jadi diatasi lalu dilewati SAN dengan baik. Hal itu lantaran SAN didukung oleh penumpang setia yang mana selalu memilih SAN sebagai teman pada perjalanan Sumatera-Jawa,” kata Sani.
Wakil Direktur PO.SAN Kurnia Lesari Adnan menambahkan jumlah total penumpang PO. SAN di dalam tahun 2024 hampir 300.000 orang. Jumlah ini telah melintasi total penumpang tahun 2019, sebelum pandemi dimulai.
“. Kami sadari bahwa pelayanan SAN masih berjauhan dari sempurna, juga kami sangat berterima kasih melawan kesempatan juga ruang yang digunakan diberikan agar kami terus mengalami perkembangan menjadi lebih banyak baik,” ujar Sari.




