12 Makanan Keberuntungan Imlek di area Tahun Ular 2025

JAKARTA – Hidangan tertentu disantap selama Tahun Baru Imlek . Hal ini oleh sebab itu makna simbolisnya. Tentunya makanan yang memberi keberuntungan selama 16 hari musim festival, khususnya pada makan di malam hari Imlek di dalam di malam hari Tahun Baru.
Simbolisme keberuntungan dari makanan tradisional Tahun Baru Imlek ini didasarkan pada pengucapan atau penampilannya. Tidak hanya sekali hidangannya sendiri yang tersebut penting, juga persiapan, dan juga cara penyajian serta makannya yang digunakan sangat berarti.
Dikutip China Highlights, makanan Imlek yang mana paling umum seperti, pangsit, ikan, lumpia lalu niangao. Namun, ada sejumlah makaan Imlek yang akan menyebabkan keberuntungan.
Makanan Keberuntungan Imlek
1. Ikan — Perbaikan Kemakmuran
Ikan adalah hidangan tradisional Tahun Baru Imlek di menu makan waktu malam Tahun Baru Imlek. Orang-orang Tionghoa terus-menerus suka mempunyai kelebihan pada akhir tahun, oleh sebab itu mereka itu berpikir jikalau dia berhasil menabung sesuatu pada akhir tahun, maka mereka dapat menghasilkan kembali lebih banyak sejumlah dalam tahun berikutnya.
Ikan harus menjadi hidangan terakhir yang digunakan tersisa, sebab ini miliki homofonik yang menguntungkan lantaran ada kelebihan setiap tahun. Ini adalah dijalankan di dalam utara Sungai Yangtze, tetapi di tempat area lain kepala juga ekor ikan tiada boleh dimakan sampai awal tahun, yang mana mengungkapkan harapan bahwa tahun akan dimulai serta diakhiri dengan kelebihan.
Ikan kukus adalah salah satu resep Tahun Baru Imlek yang tersebut paling terkenal. Ikan apa yang harus dipilih untuk makan di malam hari Tahun Baru didasarkan pada homofonik yang mana menguntungkan.

2. Pangsit China — Kekayaan
Pangsit China dapat dibuat agar terlihat seperti batangan perak China (yang tidak batangan, tetapi berbentuk perahu, lonjong, lalu melengkung ke menghadapi di dalam kedua ujungnya). Legenda mengungkapkan bahwa semakin sejumlah pangsit yang tersebut Anda makan selama perayaan Tahun Baru, semakin banyak uang yang dimaksud dapat Anda hasilkan di area Tahun Baru.
Pangsit umumnya terdiri dari daging cincang juga sayuran cincang halus yang dibungkus dengan dermis adonan tipis juga elastis. Isi yang digunakan populer adalah daging babi cincang, udang potong dadu, ikan, ayam giling, daging sapi, lalu sayuran. Pangsit dapat dimasak dengan cara direbus, dikukus, digoreng, atau dipanggang.
Cara pembuatannya: Hampir semua orang Tionghoa bisa saja menghasilkan pangsit. Pertama, merekan mencampur adonan, kedua membentuk adonan menjadi “bungkus” bundar dengan penggilas adonan, ketiga mengisi bungkus dengan isian, keempat menjepit “bungkus” menjadi bentuk yang dimaksud diinginkan, juga kelima memasaknya.
Ucapan Keberuntungan untuk Makan Pangsit
3. Ayam Utuh — Keberuntungan kemudian Keutuhan
Ayam biasanya disajikan utuh — termasuk kepala serta kaki — untuk melambangkan ‘persatuan’ kemudian ‘keutuhan’, sekaligus menandakan ‘awal kemudian akhir yang baik’ untuk tahun tersebut.
Ayam biasanya direbus atau dipanggang untuk hidangan reuni dengan bahan-bahan simpel seperti jahe atau kedelai. Secara tradisional, ayam utuh pertama-tama dipersembahkan untuk leluhur kemudian dewa untuk mendapatkan berkat dan juga perlindungan. Menariknya, kaki ayam biasanya dimakan oleh pencari nafkah di keluarga oleh sebab itu dapat membantu mereka itu ‘meraih’ kekayaan.

4. Kue Imlek — Penghasilan atau Jabatan yang digunakan Lebih Tinggi
Kue beras ketan adalah makanan keberuntungan yang digunakan dimakan pada Waktu petang Tahun Baru Imlek. Dalam bahasa Mandarin, kue beras ketan terdengar seperti artinya “semakin tinggi dari tahun ke tahun”. Dalam benak orang China, ini berarti semakin tinggi Anda, semakin makmur kegiatan bisnis Anda, yang merupakan peningkatan umum di kehidupan. Bahan utama niangao adalah beras ketan, gula, kastanye, kurma lalu daun teratai.
5. Lumpia — Kekayaan
Lumpia adalah hidangan dim sum Kanton sebagai gulungan berbentuk silinder yang digunakan diisi dengan sayuran, daging, atau sesuatu yang tersebut manis. Isinya dibungkus dengan adonan tipis, lalu digoreng, ketika lumpia diberi warna jaundice keemasan.
6. Bola Nasi Manis — Kebersamaan Keluarga
Bola nasi manis adalah makanan utama untuk Festival Lentera China, namun, pada China selatan, orang-orang memakannya sepanjang Festival Musim Semi. Pengucapan juga bentuk bulat tangyuan dikaitkan dengan reuni kemudian kebersamaan. Itulah sebabnya orang China menyukai makanan ini selama perayaan Tahun Baru.
7. Mi – Panjang Umur
Mi secara mengejutkan melambangkan harapan untuk umur panjang. Panjangnya serta cara penyajiannya yang tersebut tiada terputus juga melambangkan keberadaan pemakannya. Mi ini merupakan makanan keberuntungan yang digunakan disantap pada Hari Tahun Baru Imlek di tempat China Utara. Mi ini tambahan panjang dari mi biasa juga bukan dipotong, digoreng serta disajikan di tempat melawan piring, atau direbus lalu disajikan di mangkuk dengan kuahnya.

8. Bakso Kepala Singa — Kesatuan Keluarga
Bakso Kepala Singa merupakan hidangan Tahun Baru Imlek yang dimaksud populer, khususnya di tempat Shanghai. Bakso babi buatan sendiri yang dimaksud lembut juga berair dikukus/direbus, disajikan dengan sayuran, kemudian dicampur dengan saus yang mana manis dan juga lengket. Dinamakan demikian akibat bentuknya yang dimaksud menyerupai kepala singa.
Singa melambangkan ‘kekuatan’ di budaya China, sedangkan bakso melambangkan ‘persatuan keluarga’ (karena bentuknya yang bulat).
9. Perut Babi Kukus dengan Talas — Kemakmuran
Perut babi kukus dengan talas merupakan hidangan populer yang mana banyak muncul pada meja makan selama perayaan Tahun Baru Imlek di dalam China selatan. Daging babi melambangkan ‘kehidupan yang tersebut kaya juga sejahtera’, ‘kekayaan’, ‘kekuatan’, kemudian ‘berkah yang dimaksud melimpah’. Daging babi kukus mengungkapkan harapan agar Tahun Baru menjadi tahun yang sejahtera. Irisan daging babi yang digunakan lembut dengan profil rasa manis, asin, kemudian asam yang dimaksud harmonis dipadukan dengan irisan talas yang digunakan lembut serta bertepung.
10. Udang — Kebahagiaan
Udang merupakan hidangan Tahun Baru Imlek yang tersebut populer pada kalangan penduduk Kanton. Udang melambangkan ‘keaktifan’, juga ‘kebahagiaan’ kemudian ‘keberuntungan’, akibat kata di bahasa Kanton untuk udang, ha, terdengar seperti tawa.

11. Sayuran — Musim Semi, Kekayaan
Menu makan di malam hari reuni Imlek tak lengkap tanpa sayuran. Sayuran melambangkan ‘musim semi’, ‘pembaruan’, ‘energi’, ‘kemajuan’, serta ‘kekayaan’. Ada beberapa sayuran tradisional, masing-masing melambangkan sesuatu yang spesifik.
12. Buah — Kepenuhan serta Kekayaan
Buah-buahan tertentu dimakan selama periode Tahun Baru China, seperti jeruk keprok dan juga jeruk, kemudian pomelo. Buah-buahan yang dimaksud dipilih dikarenakan bentuknya yang tersebut bulat serta berwarna “keemasan”, melambangkan kepenuhan lalu kekayaan, tetapi tambahan jelas oleh sebab itu bunyi keberuntungan yang ditimbulkannya ketika diucapkan.
Memakan serta memajang jeruk keprok kemudian jeruk dipercaya menghadirkan keberuntungan lalu rejeki lantaran pelafalannya. Memakan pomelo/jeruk bali adalahdianggap mengakibatkan kemakmuran terus-menerus.




