Baru Diluncurkan, Motor Listrik ICON e: juga CUV e: Diskon Rp30 Juta? Mungkinkah?

JAKARTA – Global otomotif Indonesia dihebohkan dengan diskon fantastis untuk motor listrik Honda EM1 e:. Bayangkan, motor yang digunakan semula dibanderol Rp40 jutaan pada masa kini sanggup didapatkan dengan tarif Rp16 jutaan saja!
Sontak, hal ini menciptakan berbagai orang bertanya-tanya, akankah diskon sama juga berlaku untuk motor listrik terbaru Honda, ICON e: kemudian CUV e:?
Diskon “Gila-gilaan” Honda EM1 e:
Honda EM1 e: yang digunakan dirilis pada akhir 2023 mendapat sambutan yang biasa belaka di dalam pasar. Belakangan ini, penjualannya mengalami penurunan. Untuk menggalakkan penjualan, beberapa dealer Honda memberikan diskon besar-besaran, bahkan mencapai Rp30 juta!
Wahana menjadi salah satu dealer Honda yang mana memberikan promo potongan hingga Rp18.870.000. Namun, potongan biaya yang dimaksud belum termasuk dock charger sehingga calon konsumen diberikan pilihan untuk melakukan tukar akumulator atau mengisi daya di tempat rumah.
Salah satu dealer Astra Motor di area Yogyakarta memberikan diskon yang cukup besar, hingga Rp30 juta. Sehingga motor listrik yang dimaksud dapat ditebus dengan tarif Rp16 jutaan, dari nilai tukar sebelumnya Rp46.128.000, sudah ada termasuk elemen penyimpan daya juga charging dock.
“Itu kebijakan masing-masing dealer. Main dealer itu mencoba memberikan kemudahan yang mana ingin membeli motor itu,” kata Ahmad Muhibbudin, General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM).
Akankah ICON e: lalu CUV e: “Kecipratan” Diskon?

Honda ICON e: lalu CUV e: adalah dua motor listrik terbaru Honda yang dimaksud baru sekadar diluncurkan. ICON e: dibanderol Rp28 juta, sedangkan CUV e: dipasarkan dengan nilai tukar mulai dari Rp54 jutaan. Dengan nilai tukar yang cukup tinggi, akankah kedua motor ini juga mendapatkan diskon fantastis seperti EM1 e:?
Hingga ketika ini, AHM belum memberikan keterangan resmi mengenai kemungkinan diskon untuk ICON e: serta CUV e:.
Namun, mengingat persaingan yang mana semakin ketat di tempat lingkungan ekonomi motor listrik, tidak tak kemungkinan besar AHM akan memberikan penawaran menarik untuk mengupayakan pelanggan kedua motor ini.
Strategi Honda pada Pasar Motor Listrik
Honda tampaknya sedang mencari formula yang dimaksud tepat untuk bersaing pada pangsa motor listrik Indonesia. Diskon besar-besaran untuk EM1 e: dapat diinterpretasikan sebagai strategi untuk menghabiskan stok lama lalu memberikan ruang bagi model-model baru seperti ICON e: serta CUV e:.
Honda CUV e: dipasarkan dengan nilai Rp35,45 jt + 2 unit penyimpan daya MPP e: (total tarif Rp54,45 jt termasuk dua unit elemen penyimpan daya MPP e:) untuk tipe terbawah.
Sedangkan tipe RoadSync Duo dipasarkan Rp39,65 jt + 2 unit akumulator MPP e: (total tarif Rp59,65 jt termasuk dua unit elemen penyimpan daya MPP e:) untuk on the road DKI Jakarta.
Data kemudian Tren Motor LIstrik:
– Penjualan motor listrik di dalam Indonesia diproyeksikan mencapai 1 jt unit pada tahun 2025. (Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia/AISI)
– pemerintahan memiliki target 13 jt unit motor listrik pada tahun 2030.
Faktor pendorong pertumbuhan bursa motor listrik:
– Harga BBM yang dimaksud semakin mahal.
– Kesadaran penduduk akan lingkungan yang digunakan semakin meningkat.
– Subsidi dari pemerintah untuk pembelian motor listrik.
Tantangan:
– Harga motor listrik yang digunakan masih relatif mahal.
– Keterbatasan infrastrukturpengisiandaya.




