Hal ini Sosok yang tersebut Bikin Raja Charles III Maju Hadapi Permasalahan Kerajaan, Bukan Pangeran William

JAKARTA- Selama 2024, Raja Charles III menghadapi sejumlah masalah. Salah satu yang digunakan masih hangat terjadi adalah tindakan hukum Pangeran Andrew terkait mata-mata China. Namun, semua hambatan itu perlahan terselesaikan dengan baik.
Nyatanya, dikutipkan Mirror, Raja Charles III memiliki senjata rahasia, yakni orang dapat membantunya menyelesaikan banyak tugas kerajaan. Siapa? Raja telah dilakukan menjelaskan bahwa dukungan lalu kesetiaan Duchess of Edinburgh yang rendah hati lebih lanjut dihargai dari sebelumnya – ketika ia naik pangkat di keluarga kerajaan.
Sejak menjadi anggora Kerajaan lebih banyak dari 25 tahun lalu, kenaikan bertahap Duchess of Edinburgh di pangkat kerajaan sudah pernah membuatnya menjadi salah satu tokoh keluarga yang dimaksud paling dihormati lalu dikagumi pada waktu ini.
Melalui kombinasi dukungan yang teguh untuk suaminya Pangeran Edward, komitmen untuk tujuan yang baik, ditambah dengan sikap yang digunakan ramah kemudian menyenangkan, Sophie telah dilakukan menyebabkan dirinya disayangi oleh sesama bangsawan serta masyarakat.
Saat Duchess bersiap untuk merayakan ulang tahunnya yang mana ke-60 pada Januari nanti, penulis Katie Nicholl mengungkapkan bahwa Sophie memiliki peran penting di mesin kerajaan.

“Orang-orang menyatakan bahwa ia adalah ‘senjata rahasia’ di kerajaan, juga saya pikir itu benar adanya, oleh sebab itu beliau terus-menerus ada di tempat saat-saat penting untuk membantu menstabilkan keadaan. Dia dianggap sebagai orang yang sangat aman, yang mana benar-benar menjadi bukti selama tahun-tahun terakhir hidup mendiang Ratu ketika ia semakin bergantung pada penggantinya,” tuturnya.
“Elizabeth dilaporkan menganggap Sophie sebagai “menantu perempuan kesayangannya”, juga hubungan mereka itu begitu kuat sehingga beliau dikenal sebagai “batu karang” kerajaan pasca kematian Pangeran Philip pada bulan April 2021. Ketika Ratu sendiri meninggal pada bulan September berikutnya, Sophie sangat sedih, beliau serta Edward menyatakan bahwa kehilangan wanita yang digunakan dia berdua panggil “Mama” telah dilakukan meninggalkan “kekosongan yang dimaksud tak terbayangkan pada hidup kami” ujar dia.
Pada Maret 2023, Raja Charles mengumumkan bahwa Edward akan menggantikan Philip sebagai Duke of Edinburgh, yang digunakan berarti peringkat mantan Countess of Wessex milik Sophie ditingkatkan menjadi peringkat Duchess yang lebih tinggi agung. Pendukung kuat dari Charles yang dimaksud menjadi bukti lebih tinggi lanjut tentang reputasi Sophie yang mana semakin meningkat di keluarga.
“Ia terbukti menjadi aset berharga bagi Raja selama sakitnya, dengan mengemban tanggung jawab yang digunakan semakin besar. Raja sangat menghargai kesetiaan Sophie serta semua kerja kerasnya,” ujar Katie.
Berasal dari latar belakang kelas menengah non-aristokrat, Sophie Rhys-Jones sebelumnya bekerja di dalam bidang hubungan masyarakat, tetapi meninggalkan kariernya yang mana sukses di tempat London setelahnya jatuh cinta pada pangeran tampannya di dalam awal 1990-an. Ia dan juga Edward menikah pada Juni 1999 lalu miliki dua orang anak, Lady Louise Windsor kemudian James, Earl of Wessex, yang tersebut sebagian besar bukan pernah muncul di tempat depan publik.




