Nasional

2024, Lazisnu PBNU Catatkan Penghimpunan Dana Naik 157%

JAKARTA – NU Care-Lazisnu PBNU mencatatkan penghimpunan dana Rp105.823.262.242 selama 2024. Angka itu mengalami kenaikan signifikan hingga 157% dibandingkan dengan tahun lalu.

Ketua L PBNU, Ali Hasan Bahar mengatakan, tahun ini NU Care-Lazisnu dalam tingkat pusat sudah pernah memberikan kegunaan terhadap 1.693.170 penerima faedah yang tersebut tersebar pada lima inisiatif utama yakni Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, Lingkungan, juga Dakwah serta Kemanusiaan. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa publik semakin mempercayakan NU Care-LAZISNU sebagai lembaga filantropi yang amanah lalu berdedikasi tinggi di menjalankan misi sosial-kemanusiaan. Keberhasilan itu, katanya, tak lepas dari peran seluruh pihak yang mana mendukung, dari kalangan muzakki, munfiq, juga semua mitra strategis.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja sejenis yang luar biasa. Kepercayaan yang diberikan untuk kami adalah amanah besar yang digunakan akan terus kami jaga dengan memberikan kegunaan sebesar-besarnya bagi umat,” kata Ali Hasan Bahar pada keterangannya, Kamis (26/12/2024).

Menurutnya, acara unggulan seperti NU Peduli Palestina tetap memperlihatkan menjadi perhatian utama di tempat 2024, selain penyaluran bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya pada Aceh kemudian aksi global lainnya seperti dukungan konstruksi masjid lalu pesantren NU dalam Jepang.

“Selain itu, respons cepat terhadap bencana alam di tempat pada negeri juga menjadi bagian dari komitmen, seperti bantuan untuk korban banjir pada Jawa juga Sumatera, erupsi gunung Lewotobi dalam NTT juga penanganan bencana yang melanda Sukabumi, Cianjur, dan juga tempat sekitarnya,” kata Habib Ali.

Selain bantuan di pilar kegiatan dakwah serta kemanusiaan, NU Care-Lazisnu PBNU juga menyalurkan bantuan pada bidang sekolah seperti beasiswa santri duafa, renovasi sekolah terdampak kebakaran, dan juga bantuan infrastruktur pendidikan. Di bidang dunia usaha ada bantuan modal usaha untuk duafa juga penyintas kebakaran, dan juga pelatihan bagi penggerak UMKM. Kemudian pada bidang kemampuan fisik ada kegiatan cek kemampuan fisik gratis untuk santri duafa, juga alat bantu bagi difabel. Sementara di area bidang lingkungan hidup, ada kegiatan investasi pohon serta bantuan MCK untuk pesantren dalam Banten.

“Dengan adanya konsolidasi kemudian kerja sejenis yang dimaksud semakin solid, NU Care-Lazisnu optimis akan mampu menjawab berbagai keperluan masyarakat, baik di tempat pada negeri maupun dalam luar negeri,” katanya.

Sebagai bentuk transparansi juga akuntabilitas lembaga, NU Care-Lazisnu dari tahun ke tahun mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP). “Terakhir, LAZISNU kembali mendapat predikat WTP dari KAP Mansur Arifin Suharyono dan juga Rekan melawan Laporan Keuangan Lazisnu Tahun 2023. Sementara untuk audit KAP tahun 2024 ini masih pada proses,” kata Habib Ali Hasan.

Belum lama ini, sambungnya, NU Care-Lazisnu yang digunakan merupakan mitra kegiatan kemaslahatan dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI juga mendapat penghargaan sebagai Juara Kategori GRC (Governance, Risk, and Compliance).

Selama 2024, lanjutnya, NU Care-Lazisnu juga berpartisipasi menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kekuatan lembaga lalu memperluas jangkauan kemanusiaan. Salah satunya adalah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang tersebut dilakukan pada 6-8 September 2024. Rakernas bertujuan untuk menjamin bahwa program-program dapat tekonsolidasi dengan baik, berjalan dengan lancar dan juga tepat sasaran, baik di area tingkat pusat maupun dalam tingkat daerah.

Tahun 2024 juga menjadi kesempatan penting pada merayakan Harlah ke-20 Lazisnu yang jatuh pada 1 Desember 2024. “Perayaan Harlah 2 Dekade Lazisnu dirayakan dengan kegiatan Maulidan sama-sama Gen-Z, satu acara yang dimaksud melibatkan generasi muda untuk mengenalkan nilai-nilai kemanusiaan lalu perhatikan sosial. Tidak hanya saja itu, berbagai perlombaan juga dilakukan untuk masyarakat, sebagai bentuk apresiasi berhadapan dengan dukungan merek terhadap lembaga filantropi ini,” katanya.

Menjelang akhir tahun, NU Care-Lazisnu kembali menunjukkan komitmennya untuk terus bergerak progresif dengan menyelenggarakan raker. “Rapat kerja ini bertujuan untuk merumuskan berbagai inisiatif strategis yang digunakan akan dijalankan di area tahun 2025. Program-program yang disebutkan dirancang untuk menjawab berbagai tantangan Lazisnu ke depannya, teristimewa di mewujudkan Lembaga Filantropi Islam Terkemuka.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button