Viral! Jungwon ENHYPEN kemudian Winter aespa Diduga Pergi Kencan ke Hotel

JAKARTA – Jungwon ENHYPEN kemudian Winter aespa menjadi merebak di tempat media sosial setelahnya merekan dituduh berkencan pada hotel, di tempat mana keduanya terlihat dengan dalam sebuah bar.
Kebersamaan Jungwon ENHYPEN serta Winter aespa ini secara langsung dibantah SM Entertainment. Dikutip koreaboo, pihak agensi mengungkapkan keduanya tidaklah berkencan, mereka itu hanyalah rekan trainee.
Jungwon dulunya adalah trainee pada SM Entertainment. Namun, sebuah postingan di area Douban menjadi ramai segera setelahnya tuduhan yang dimaksud dibantah.
Postingan yang dimaksud mengklaim bukti lain dari kencan Jungwon ENHYPEN kemudian Winter aespa, seperti yang mana dikumpulkan oleh sasaeng, istilah di bahasa Korea yang dimaksud merujuk pada penggemar yang tersebut terlalu obsesif terhadap idolanya.
Bukti pertama, sasaeng yang miliki nomor merek menemukan bahwa nama tampilan merek cocok di tempat Kakaotalk. Banyak selebritas menghindari pengaplikasian nama asli mereka itu untuk nama tampilan.
Winter menggunakan karakter Korea “ㅇ” sementara Jungwon menggunakan “ddd.” Pada keyboard, keduanya mempunyai sikap yang mana sama.
Jungwon ENHYPEN kemudian Winter aespa juga mengklaim bahwa keduanya saling berkirim instruksi teks selama acara Prada yang digunakan dihadiri Jungwon pada 24 Oktober 2024.
Jungwon ENHYPEN juga Winter aespa mengklaim bahwa keduanya menggunakan perangkat lunak messenger yang dimaksud kurang dikenal untuk bertukar instruksi teks agar tiada terdeteksi. Gelembung ikterus Kakaotalk sangat mudah dikenali.
Sasaeng mencoba memasukkan nomor telepon kedua bintang yang disebutkan serta menyadari bahwa mereka telah terdaftar di area perangkat lunak tersebut.
Winter juga secara tiada sengaja mengikuti halaman meme di tempat Instagram. Ditemukan bahwa akun Instagram pribadi Jungwon diduga mengikuti Winter serta halaman meme tersebut.
Bukti terakhir, orang sasaeng mengklaim bahwa Jungwon terlihat meninggalkan asramanya pada 25 Oktober 2024 untuk menelepon. Panggilan itu dijalankan pada dekat asrama grup. Dikatakan bahwa ia diduga memanggil taksi. Sasaeng mengikuti taksi itu kemudian menyaksikannya turun dalam tempat parkir hotel atau kompleks apartemen.




