Angela Tanoesoedibjo Dukung Putrinya Jadi Pebisnis Muda Lewat Maddie Jewellery

JAKARTA – Angela Tanoesoedibjo dengan bangga memperkenalkan Maddie Jewellery, sebuah brand perhiasan yang dimaksud dirancang khusus untuk anak-anak, hasil ide brilian putrinya, Madeline, yang baru berusia 10 tahun.
Dalam peluncuran yang tersebut berlangsung pada Park Hyatt Ibukota pada Sabtu, 7 Desember 2024, Angela mengungkapkan bahwa Maddie Jewellery menjadi wujud nyata dukungannya terhadap keinginan Madeline untuk memulai perjalanan perusahaan sejak dini.
Angela mengungkap bahwa perusahaan ini lahir dari keinginan putrinya menjadi kidpreneurs. Madeline terlibat secara langsung pada berbagai proses, mulai dari desain, pertemuan foto, hingga kampanye peluncuran.
“Idenya dari Madeline dan juga ia juga jadi terlibat di mendesain, photoshoot kemudian campaign, Madeline terlibat penuh,” kata Angela ketika peluncuran Maddie Jewellery di area Park Hyatt DKI Jakarta pada Sabtu, 7 Desember 2024.
Koleksi perdana Maddie Jewellery menampilkan perhiasan berbahan emas 18 karat kemudian mutiara yang dimaksud terinspirasi dari tiga hewan kesayangan, yakni anjing, kucing, juga kelinci.
Hewan-hewan ini dipilih sebagai simbol kesetiaan, keanggunan, dan juga keceriaan. Di mana hal ini mencerminkan arahan positif yang ingin disampaikan melalui koleksi ini.
Perhiasan Maddie Jewellery didesain dengan gaya timeless sehingga cocok dikenakan di area berbagai acara. Tak cuma indah, koleksi ini juga menegaskan kenyamanan juga keamanan untuk anak-anak.
Sehingga dapat digunakan sehari-hari tanpa mengganggu aktivitas mereka. Angela mengaku bangga berhadapan dengan ide brilian putrinya dan juga berharap kegiatan bisnis ini dapat menjadi langkah awal yang mana baik untuk mengeksplorasi kreativitasnya.
Dedikasi Maddie Jewellery untuk merayakan individualitas, kebahagiaan, dan juga hubungan abadi antara keluarga juga persahabatan menjadikannya pilihan sempurna sebagai hadiah atau perhiasan anak-anak.
Angela dan juga Madeline optimis, brand ini akan menjadi inspirasi bagi anak-anak lain untuk berani bermimpi kemudian berkreasi.
“Sebagai orang tua kita men-support biar bisa jadi mengulik kreativitasnya. Saya berharap Madeline sanggup terus mengeksplor dirinya,” tandasnya.




