Bisnis

Standar Hidup Layak dalam Indonesia Naik Jadi Rp1,02 Juta per Siklus

JAKARTA – Badan Pusat Statistik ( BPS ) melaporkan, biaya yang dimaksud dibutuhkan menjadi standar hidup layak di dalam Indonesia naik menjadi Rp12,34 jt per tahun atau Rp1,02 jt per bulan. Capaian standar hidup yang dimaksud naik dari sebelumnya Rp442 ribu atau 3,71% dibandingkan periode tahun sebelumnya yang digunakan belaka Rp11,89 jt per tahun, atau Rp990,9 ribu per bulan.

“Capaian ini meningkat Rp442 ribu atau 3,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya, tambahan tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020-2023 yang tersebut sebesar 2,61 persen per tahun,” tulis BPS pada laporan Angka Pembangunan Manusia (IPM) 2024, disitir Selasa (19/11/2024).

Standar hidup layak dihitung BPS berdasarkan pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan). Standar hidup layak ini menjadi satu dari tiga dimensi Angka Pembangunan Manusia (IPM). Sementara dua dimensi lainnya adalah umur panjang juga hidup sehat dan juga dimensi pengetahuan.

Sementara jikalau dilihat berdasarkan wilayah, Provinsi Ibukota miliki pengeluaran riil per kapita tertinggi, yakni Rp19,95 jt per tahun atau sekitar Rp1,66 jt per bulan. Sedangkan Provinsi Papua Pegunungan berada pada sikap nilai terendah, tercatat dengan pengeluaran riil per kapita senilai Rp5,70 jt per tahun atau Rp475 ribu per bulan.

Meski data BPS menunjukkan standar hidup layak meningkat pada 2024, bilangan bulat ini justru memunculkan keprihatinan. Mengingat nomor yang disebutkan sangat jauh dari mencerminkan biaya hidup yang dimaksud sebenarnya, khususnya di tempat kota-kota besar.

Dengan standar hidup layak yang digunakan hanya sekali Rp1 juta, daya beli warga menjadi sangat rentan, kemudian berbagai yang mana bergantung pada bantuan sosial untuk bisa jadi bertahan hidup.

Selain itu, BPS juga mencatatkan Skala Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2024 mencapai 75,02, meningkat 0,63 poin atau 0,85% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 74,39.

BPS mengungkapkan perkembangan IPM 2024 mengalami percepatan dari tahun sebelumnya. Seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan. Salah satunya, Umur Harapan Hidup (UHH) tercatat sebesar 74,15 tahun pada tahun ini.

“UHH tahun 2024 meningkat 0,22 tahun atau 0,30 persen dibandingkan tahun sebelumnya, lebih banyak tinggi dibandingkan rata-rata peningkatan 2020-2023 yang mana sebesar 0,25 persen per tahun,” kata kata laporan tersebut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button