Maarten Paes Pemain Abroad Pertama yang Tiba dalam Indonesia Jelang Lawan Negeri Matahari Terbit serta Arab Saudi

PENJAGA gawang Timnas Indonesia , Maarten Paes telah ‘on the way’ atau berangkat menuju Indonesia mendekati berhadapan dengan Jepun serta Arab Saudi. Kepastian itu didapat di unggahan story akun instagram resmi Maarten Paes (@maartenpaes), Selasa (5/11/2024).
Dalam unggahan tersebut, Maarten terlihat berada di area di kabin pesawat. Dia tak menuliskan apapun, namun menyertakan emotikon bergambar pesawat dan juga bendera Indonesia.
Dengan begitu, Maarten dapat menjadi pemain abroad pertama yang tersebut sampai ke Indonesia mendekati berhadapan dengan Jepun lalu Arab Saudi. Diketahui, pertandingan melawan Jepun juga Arab Saudi akan diselenggarakan di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Timnas Indonesia akan terlebih dahulu bersua dengan Negeri Sakura pada 15 November, kemudian disusul melawan Arab Saudi pada 19 November 2024. Dua pertandingan itu merupakan bagian dari lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia.
Maarten kemungkinan menjadi pemain abroad paling pertama ke Indonesia dikarenakan klubnya, FC Dallas, tak lolos ke putaran play-off Kompetisi Amerika Serikat (MLS) 2024. Diketahui, FC Dallas menangguhkan musim ini di tempat kedudukan ke-11 klasemen musim reguler MLS 2024.
Sementara itu, Timnas Indonesia dijadwalkan baru akan berkumpul lima hari sebelum pertandingan melawan Jepang. Hal itu diungkap oleh anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga beberapa waktu lalu.
“Dipanggil kemungkinan besar H-5 atau mungkin saja H-4 sampai dalam Indonesia. Dan mereka cukup dengan latihan-latihan strategi habis itu telah bisa jadi terlibat segera tanding. Jadi kita telah siapin semua juga,” kata Arya untuk wartawan termasuk MNC Portal Indonesia, Rabu (30/10/2024) lalu.
Arya juga menyampaikan kalau tiada ada pemusatan latihan (TC) jangka panjang. Hal itu tak membuatnya cemas akibat dinilai kualitas para pemain Timnas Indonesia pada waktu ini sudah ada tiada perlu diragukan lagi. Mengingat, mayoritas kedalaman Skuad Garuda pada waktu ini berkiprah di tempat luar negeri.




