AWG: Kelaparan di dalam Wilayah Gaza pembunuhan sistematis oleh negara Israel

DKI Jakarta – Tindakan tanah Israel yang digunakan memblokade Jalur Daerah Gaza sehingga warga Palestina kelaparan merupakan pembunuhan sistematis secara diam-diam, kata Aqsa Working Group (AWG).
"Zionis tanah Israel telah dilakukan menangguhkan perbatasan dan juga memaksa warga Daerah Gaza kelaparan, pada dasarnya adalah pembunuhan sistematis secara sunyi serta mengakibatkan penderita masif kemudian bukan terhitung," kata Ketua Presidium AWG M. Anshorullah, seperti disitir di siaran pers dari organisasi kemanusiaan itu pada Jumat.
Dia mengungkapkan tindakan negara Israel yang tersebut melarang masuk truk-truk pembawa bantuan kemanusiaan adalah pelanggaran hukum humaniter internasional.
Menurut Anshorullah, tanah Israel sengaja menjadikan Daerah Gaza kamp konsentrasi raksasa lantaran memagari wilayah itu dengan tembok setinggi 8 meter kemudian menangguhkan gerbang masuk.
"Tidak ada yang mana tambahan zalim dari itu," katanya.
Genosida tanah Israel terhadap warga Palestina pada Gaza, kata dia, ​sampai sekarang masih terus terbentuk juga belum ada pihak yang digunakan mampu menghentikan kejahatan negara Israel itu.
AWG pada Hari Jumat mengatur aksi rutin ke-10 ke depan Kedutaan Besar Amerika Serikat pada Jakarta.
Anshorullah mengutarakan aksi yang disebutkan akan terus dilaksanakan untuk menunjukkan solidaritas lalu keberpihakan Nusantara terhadap bangsa Palestina pada berhadapan dengan penjajahan serta genosida Israel.
Dalam aksi itu, beliau menyampaikan arahan terbuka bahwa jutaan manusia berpihak terhadap bangsa Palestina untuk berhadapan dengan kebiadaban Zionis Israel.
Artikel ini disadur dari AWG: Kelaparan di Gaza pembunuhan sistematis oleh Israel




