PDIP Tegaskan Pertemuan Megawati kemudian Prabowo Tak Akan Bahas Kasus Hasto

JAKARTA – Juru Bicara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) Guntur Romli menegaskan rapat antara Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri juga Presiden Prabowo Subianto bukan akan mengkaji tindakan hukum Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Pertemuan keduanya merupakan peluang konsolidasi nasional.
“Kami telah menegaskan tak ada. Pertemuan itu tidak ada akan mengkaji deal-deal urusan politik juga kasus,” kata Guntur di keterangannya Akhir Pekan (19/1/2025).
Guntur menganggap konferensi Megawati lalu Prabowo sebagai peluang konsolidasi nasional. Sebab, katanya, kedua tokoh mempunyai rekam jejak persahabatan yang cukup lama.
“Pertemuan yang dimaksud sebagai peluang konsolidasi nasional, mengingat kedua tokoh bangsa yang dimaksud miliki rekam jejak pesahabatan yang dimaksud berlangsung sangat lama lalu diikat aspek historis juga ideologis,” jelasnya.
Guntur meyakini bahwa Megawati kemudian Prabowo saling menghargai sikap politiknya masing-masing ketika ini.
“Sehingga kedua pemimpin yang dimaksud saling menghormati dan juga menghargai pada kedudukan kebijakan pemerintah masing-masing,” katanya.
Nantinya, kata Guntur, konferensi antara kedua tokoh yang disebutkan akan dikomunikasikan secara segera oleh Megawati untuk Prabowo.
“Dan seperti yang digunakan disampaikan Mas Hasto pada 17 Januari, terkait pembahasan rencana pertemuan, Ibu Megawati akan berinteraksi segera dengan Presiden Prabowo,” ungkapnya.



