Pemerhati Hukum Apresiasi Kerja Segera Polisi Ungkap Judi Online pada Komdigi

JAKARTA – Pemerhati hukum Prof Henry Indraguna mengapresiasi kerja cepat polisi di memberantas judi online (judol) pada inisiatif 100 hari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kasus terbaru melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi lalu Digital (Komdigi).
“Sangat disayangkan terhadap pegawai Komdigi yang mana terlibat judol. Kan seharusnya mereka yang tersebut menghapus atau memblokir ribuan situs judi online,” ujar Henry yang digunakan juga Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Kongres Advokat Indonesia (KAI), Rabu (6/11/2024).
Berdasarkan Pusat Pelaporan Analisis serta Transaksi Keuangan (PPATK), tambahan dari 197.000 anak Indonesia terpapar judi online yang tersebut dilarang hukum maupun agama. Hal ini menandakan Indonesia telah darurat judol.
“Indonesia telah darurat judi online dengan banyaknya jumlah keseluruhan pemain yang mana terpapar. Bahwa judi online maupun offline itu melanggar hukum juga harus disetop,” katanya.
Diketahui, Ditreskrimum Polda Metro Jaya baru-baru ini menangkap 15 terperiksa judol yang digunakan melibatkan pegawai Komdigi.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan, 3 dari 15 pelaku merupakan pengendali judi online bertugas melindungi beberapa situs judol.
Mereka mengendalikan situs web ‘Sultanmenang’ dari sebuah ruko di area Bekasi. Kemudian, ada pegawai ASN di tempat Komdigi yang digunakan diduga kuat menjadi pawang dari 1.000 situs judol.
Sementara sisanya berstatus sebagai operator mulai dari admin hingga karyawan yang mana berperan meloloskan blokir situs.
“Kami masih melakukan pendalaman secara intensif terhadap dituduh yang digunakan tidak ada lulus seleksi, tetapi dapat bekerja di area Kementerian Komunikasi serta Digital, khususnya bekerja sebagai regu pemblokiran situs judi online,” kata Wira.
Saat ini penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya terus mendalami juga mengembangkan persoalan hukum judi online untuk mengetahui aktor utama di tempat belakang industri haram tersebut.




