Asal Usul Miliano Jonathans, Pemain Baru FC Utrecht Asli Jalan Pemuda Depok Lama

Miliano Jonathans sekarang sudah pernah resmi bergabung dengan FC Utrecht pada musim dingin ini dengan durasi kontrak 3,5 tahun atau sampai Juni 2028, setelahnya sebelumnya menguatkan Vitesse sejak 2022.
Sosok Miliano Jonathans yang dimaksud memiliki darah Indonesia dari sang ayah ini sendiri telah dilakukan digadang-gadang akan terlibat meningkatkan kekuatan timnas Indonesia sejak akhir September lalu.
Apiknya permainan Miliano pada Vitesse rupanya menghasilkan instruktur Timnas Belanda, Ronald Koeman kemudian ahli Timnas Indonesia Shin Tae Yong berminat untuk mendatangkan pemain berusia 20 tahun tersebut. Namun hingga pada waktu ini belum ada kabar resmi dari PSSI terkait proses naturalisasi Miliano Jonathans.
Baca Juga: Memanggil Pulang Sang Mata Air Kembali ke Timnas Indonesia
Bahkan belum lama ini nama Miliano kembali menjadi pusat perhatian pasca diketahui asal-usul tanah kelahiran ayahnya.
Asal Usul Miliano Jonathans
Milano Jonathans diketahui mempunyai darah juga keturunan Indonesia dari sang Nenek ayahnya yang berasal dari Daerah Perkotaan Depok, Jawa Barat (Jabar).
Bila ditelisik lebih lanjut jauh, nama belakang Jonathans merupakan salah satu marga orang-orang keturunan Belanda Depok.
Ada 12 marga utama yang tersebut sekarang ini menghuni kawasan Depok Lama, yakni Bacas, Isakh, Jonathans, Jacob, Joseph, Loen, Laurens, Leander, Tholense, Soedira, Samuel, serta Zadokh.
Nama belakang Jonathans yang dimiliki Miliano merupakan nama marga Jonathans yang digunakan merupakan garis keturunan presiden pertama Depok, Gerrit Jonathans (1913) lalu presiden keempat Depok lalu juga terakhir yakni Johannes Matjis Jonathans (1952).
Orang-orang Belanda Depok merupakan keturunan Belanda dari keluarga Cornelis Chastelein lalu keturunan dari para pembantunya atau budak yang tersebut didatangkan dari Bali, Minahasa kemudian Ambon.
Dalam instagramnya, Miliano Jonathans menyebutkan Jalan Pemuda. Jalan yang dimaksud merupakan sebuah nama jalan raya sekaligus pusat bersejarah lalu bangunan peninggalan Belanda di dalam Perkotaan Depok.




